TUGAS MAKALAH
BIOLOGI
“PROTISTA”
OLEH
Nama : http://acangla93.blogspot.in
Kelas :
XI – IPA
Semester :
1
(Satu)
PEMERINTAH KABUPATEN
SERAM BAGIAN BARAT
DINAS PENDIDIKAN
PEMUDA DAN OLAHRAGA
SMA NEGERI 1
WAESALA
Jl. Ulusadar No. 1 Waesala
KATA
PENGANTAR
Alhamdullilah,
puji syukur kehadiran Allah SWT, yang telah melimpahkan Rahmat-Nya sehingga
penulis dapat menyelesaikan makalah ini dengan baik.
Makalah
ini penulis susun guna memenuhi Tugas Biologi yang diberikan oleh Guru Mata
Pelajaran. Dalam makalah ini materi yang penulis sajikan membahas tentang “PROTISTA”.
Walaupun makalah ini dapat selesai dengan baik, penulis menyadari bahwa dalam
penyusunan makalah ini masih banyak kekurangannya.
Untuk
kesempurnaan dalam membahas makalah ini penulis mengharapkan kritik dan saran
dari semua pihak agar tercapai apa yang kita harapkan bersama dan untuk
memperlancar tugas kami dalam menyusun makalah selanjutnya.
Terima
kasih penulis sampaikan kepada semua pihak yang telah bekerja sama memantu saya
dengan baik dalam menyelesaikan makalah ini. Penulis berharap semoga makalah
ini dapat bermanfaat bagi semua pihak.
Waesala, Desember
2014
Penulis
DAFTAR
ISI
KATA
PENGANTAR ……………………………………………… i
DAFTAR
ISI ………………………………………………………… ii
BAB
I PENDAHULUAN ………………………………………… 1
A. Latar Belakang ………………………………………… 1
B. Rumusan
Masalah …………………………………………......... 1
C. Tujuan ……………………………………………………………. 2
BAB
II PEMBAHASAN…………………………………………… 3
A.
Protista
Mirip Hewan (Protozoa)…………………………… 3
B.
Protista
Mirip Tumbuhan (Alga)…………………………… 3
C.
Protista
Mirip Jamur …………………………………………. 3
BAB
III PENUTUP …………………………………………………… 9
A. Kesimpulan
………………………………………………………… 9
B. Saran……………………………………………………………… 9
BAB
I
PENDAHULUAN
1. Latar
Belakang
Protista(“yang
paling pertama”) berasal dari teori asal-usul makhluk hidup yang di kemukakan
oleh Aris Toteles “Makhluk hidup berasal dari benda mati”. Filum pada Protista
terdiri atas empat yaitu: (1) Rhizopoda/Sarcodina, (2) Cylliata/Cyilliophora,
(3) Flagellata/Mastidhopora dan, (4) Sporozoa
Dalam
makalah ini membahas tentang Rhizopoda ( rhizo = akar, phodium= kaki ) atau
Sarcodina (sarkodes= berdaging). Rhizopoda Merupakan salah satu filum dari
protozoa yang bergerak dan makannya dengan menggunakan pseudopodia (
kaki semu ). Bersifat amoboid yaitu bentuk tubuh tidak tetap karena
aliran protoplasmanya bersifat pseudopodia ( kaki semu ). Hidup di laut, air
tawar, dan di dalam tubuh hewan atau manusia sebagai parasit. Contoh dari
Rhizopoda yaitu Amoeba, Ridiolaria, Arcella, diflugia dan Foraminifera
Dengan
mempelajari Rhizopoda kita dapat lebih memahami morfologi,
fisiologis dan proses reproduksi dari Rhizopoda. Dan dapat
mengetahui apa-apa saja contoh- contoh rhizopoda yang merugikan dan yang
menguntungkan.
2. Rumusan
Masalah
1.
Protista Mirip Hewan (Protozoa
2.
Protista Mirip Tumbuhan (Alga)
3.
Protista Mirip Jamur
3. Tujuan
1.
Agar para siswa dapat memahami
tentang protozoa
2.
Agar para siswa dapat mengetahui dan
memahami klasifikasi dari Protozoa
3.
Agar para siswa dapat memahami
pembagian kelas-kelas pada Rhizopoda
4.
Agara para siswa dapat memahami
proses perkembangbiakan pada Rhizopoda
BAB
II
PEMBAHASAN
A. Protista Mirip Hewan (Protozoa)
Protista dianggap sebagai organisme peralihan
antara Monera dan organisme lain, baik hewan maupun tumbuhan. Protozoa yang menyerupai hewan dikenal dengan nama protozoa
(protos = pertama, zoon = hewan). Sebagian protozoa adalah hewan eukariotik
bersel tunggal dan mikroskopis. Protozoa dapat hidup pada air tawar, air laut,
air payau dan ada juga yang hidup di dalam tubuh organisme multiseluler.
Seluruh kegiatan hidupnya dilakukan oleh sel itu sendiri dengan menggunakan
organel-organel antara lain membran plasma , sitoplasma dan mitokondria.
Beberapa protozoa ada yang mempunyai peranan dalam menghancurkan sisa-sisa
organisme yang telah mati, tetapi ada juga yang bersifat parasit di dalam tubuh
organisme, misalnya dapat menyebabkan penyakit tidur, malaria, dan disentri.
Protozoa hidup secara individual, tetapi ada juga diantara mereka yang hidupnya
berkoloni.
Protozoa
berkembangbiak dengan cara aseksual, yaitu dengan cara pembelahan biner dan
membentuk spora serta secara seksual yaitu melalui konjugasi. Hewan ini memilki
alat gerak berupa cilia, flagel, dan kaki semu (Pseudopia), tetapi ada juga
yang tidak memiliki alat gerak.
1. Ciri-Ciri
Protozoa:
- Organisme uniseluler (bersel
satu)
- Eukariotik (memiliki membran
nukleus
- Hidup soliter (sendiri) atau
berkoloni
- Umumnya tidak dapat membuat
makananya sendiri (heterotof)
- Hidup bebas, saprofit dan
parasit
- Dapat membentuk sista untuk
bertahan hidup
- Alat gerak berupa pseudopia ,
silia atau flagella
2.
Klasifikasi protozoa
Berdasarkan struktur alat geraknya , filum protozoa dibedakan menjadi empat kelas:
Berdasarkan struktur alat geraknya , filum protozoa dibedakan menjadi empat kelas:
§ Kelas Rhizopoda (sarcodina)
§ Kelas Ciliata
§ Kelas Flagellata
§ Kelas sporozoa
3.
Kelas Rhizopoda
Kelas
Rhizopoda Bergerak dengan kaki semu (pseudopodia) yang merupakan
penjuluran protoplasma sel, yang berfungsi sebagai alat penangkap mangsa. Hidup
di air tawar, air laut, tempat-tempat basah, dan sebagian ada yang hidup dalam
tubuh hewan atau manusia. Perkembangbiakan secara aseksual melalui pembelahan
biner dan pembentukkan kista. Jenis yang paling mudah diamati adalah Amoeba.
1. Morfologi
Amoeba
§ Ukuran antara 200-300 mikron
§ Bentuknya selalu berubah ubah setiap kali berpindah tempat
§ Sitoplasma dibagi menjadi dua endoplasma dan ektoplasma
§ Mempunyai 1 inti dan berbentuk bulat
§ Terdapat satu vakuola kontraktil dan vakuola makanan yang
banyak ditentukan oleh banyaknya makanan yang ada disekitarnya.
2. Fisiologi
§
Pernapasan berlangsung melalui
permukaan sel secara difusi.
§
Bergerak dengan cara mengalirkan
penjuluran protoplasma yaitu pseudopodia.
§
Proses penjuluran ini terjadi karena
adanya pencairan sementara bagian luar endoplasma yang kental.
§
Pencernaan makanan padat karena
bersifat holozoik melalui pseudopodia dengan cara merangkul, mengitarinya
sehingga terbentuk vakuola makanan.
Struktur tubuh Amoeba: Sel
dilindungi oleh membrane sel. Didalam selnya terdapat organel – organel,
diantaranya inti sel, vakuola kontraktil, dan vakuola makanan.
Membrane
sel atau membran plasma Membrane sel disebut juga plasmalema dan berfungsi
melindungi protoplasma. Sitoplasma dibedakan atas ekstoplasma dan endoplasma.
Ektoplasma merupakan lapisan luar sitoplasma yang letaknya berdekatan dengan
membrane plasma dan umumnya ektoplasma merupakan bagian dalam plasma, umumnya
bergranula. Didalam endoplasma terdapat 1 inti, satu vakuola kontraktil, dan
beberapa vakuola makanan. Inti sel (nukleus) berfungsi untuk mengatur seluruh
kegiatan yang berlangsung di dalam sel. Rongga berdenyut (Vakuola
Kontraktil).rongga berdenyut disini berfungsi sebagai organ eksresi sisa
makanan. Vakuola kontraktil juga menjaga agar tekanan osmosis sel selalu lebih
tinggi dari tekanan osmosis di sekitarnya.
Rongga makanan (vakuola makanan )
Rongga makanan atau sering disebut dengan vakuola makanan berfungsi sebagai
alat pencernaan. Makanan yang tidak dicerna akan dikeluarkan melalui rongga
berdenyut.
4. Tempat hidup
dan habitat.
Berdasarkan
tempat hidupnya Amoeba dibedakan menjadi beberapa tempat:
a.
Ektamoeba : hidup di luar tubuh
organisme (hidup bebas). Misalnya Amoeba proteus.
b.
Entamoeba : hidup di dalam organisme
, misalnya manusia: contohnya Entamoeba histolityca, yang hidup di dalam usus
halus manusia, bersifat parasit dan menyebabkan penyakit perut
(Disentri). Entamoeba coli, hidup dalam colon (usus besar manusia).
Amoeba ini tidak bersifat parasit , tetapi kadang-kadang dapat menyebabkan
buang air besar terus-menerus. Entamoeba ginggivalis, hidup dalam
rongga mulut dan menguraikan sisa-sisa makanan, sehingga merusak gigi dan gusi.
Contoh dari
Rhizopoda lainnya seperti:
1. Ella Memiliki rangka luar yang tersusun dari zat kitin.
Hewan ini banyak terdapat di air tawar. Berbentuk seperti piring, dengan satu
permukaan cembung dan permukaan lainnya cekung atau datar , yang ditengahnya
terdapat lubang tempat keluarnya kaki palsu.
2. Diffugia angka luar diffugia dapat menyebabkan butir-butir
pasir halus dan benda-benda laindapat melekat.
3. Foraminifera miliki rangka luar yang terdiri dari silica
atau zat kapur (mengandung kalsium karbonat). Semua anggota foraminifera ini
hidup di laut. Genus yang paling terkenal dari Foraminifera ini adalah
Globigerina, karena lapisan Foraminifera dapat digunakan sebagai petunjuk dalam
pencarian sumber minyak bumi.
4. Radiolaria
Merupakan organisme laut bertubuh bulat seperti bola dan memilki banyak duri yang terbuat dari zat kitin dan stonsium sulfat. Radiolaria yang mati akan mengendap yang disebut dengan Lumpur radiolaria yang digunakan sebagai bahan alat penggosok serta bahan peledak. Contoh genusnya : Achantometro dan Collosphaera.
Merupakan organisme laut bertubuh bulat seperti bola dan memilki banyak duri yang terbuat dari zat kitin dan stonsium sulfat. Radiolaria yang mati akan mengendap yang disebut dengan Lumpur radiolaria yang digunakan sebagai bahan alat penggosok serta bahan peledak. Contoh genusnya : Achantometro dan Collosphaera.
Ordo pada Rhizopoda:
a)
Ordo lobosa
Ciri-cirinya : mempunyai pseudopodia pendek dan tumpul serta terdapat
perbedaan yang jelas antara ektoplasma serta endoplasma.
· b).
Ordo filosa
Ciri-cirinya : mempunyai pseudopodia halus seperti benang dan
becabang-cabang.
· c).
Ordo foraminifera
Ciri-cirinya : mempunyai pseudopodia panjang dah halus.
· d).
Ordo helioza
Ciri-cirinya : mempunyai pseudopodia berbentuk benang yang radien dan antarfilamen tidak pernah bersatu membentuk jala atau
anyaman.
· e).
Ordo
radiolarian
Cirinya : mempunyai pseudopodia berupa
benang-benang halus yang tersusun radier dan bercabang-cabang membentuk jala
(anyaman).
B. Protista Mirip
Tumbuhan (Alga)
Alga
merupakan kelompok organisme yang bervariasi baik bentuk, ukuran, maupun
komposisi senyawa kimianya. Alga ini ada berbentuk uniseluler (contoh
Chlorococcus sp), koloni (Volvox sp), benang (filamen) (contoh Spyrogyra sp)
serta bercabang atau pipih (contoh Ulva sp, Sargasum sp dan Euchema sp).
1. Ciri-ciri Alga
- merupakan organisme Eukariotik
- ada yang uniseluler (bentuk
benang/pita) dan ada yang multiseluler (bentuk lembaran).
- Memiliki klorofil, sehingga
bersifat autotrof. Selain klorofil, alga juga memiliki pigmen lain,
seperti fikosianin (warna biru), fikoeritrin (warna merah), fikosantin
(warna coklat), xantofil (warna kuning) dan karotena (warna keemasan).
- Tubuh alga/ganggang tidak dapat
dibedakan antara akar, batang, dan daun. Tubuhnya berupa thalus, sehingga
dimasukkan ke dalam golongan thalophyta.
- Reproduksi secara aseksual (dengan
fragmentasi, pembelahan, pembentukan spora) maupun seksual (dengan oogami
dan isogami). oogami terjadi jika antara sel betina dan sel kelamin
jantan mempunyai ukuran yang sama dan sulit dibedakan. Oogami
terjadi jika antara sel kelamin jantan dan sel kelamin betina
mempunyai bentuk dan ukuran yang berbeda dan mudah dibedakan. Dari
peleburan dua sel kelamin tersebut, akan terjadi pembuahan yang
menghasilkan zigot. Zigot akan terus berkembang menjadi individu baru
- Habitat di perairan (tawar –
laut), tempat lembab. Ada yang menempel pada batuan (epilitik),
tanah/lumpur/pasir (epipalik), menempel pada tumbuhan sebagai (epifitik),
dan menempel pada tubuh hewan (epizoik).
2. Klasifikasi Alga
Klasifikasi Protista mirip tumbuhan
berdasarkan piqmen warna, meliputi :
a.
Euglenophyta
Euglenophyta
merupakan kelompok protista yang
unik karena dia memiliki sifat mirip tumbuhan dan hewan. Dianggap mirip
tumbuhan karena memiliki klorofil a dan b, juga ditemukan karotin sehingga dia
akan berfotosintesis. Euglenophyta dianggap mirip hewan karena dapat bergerak
aktif dengan pertolongan satu atau beberapa bulu cambuk (flagela) yang keluar
dari selnya. Karena mempunyai alat gerak, dia dapat hidup di perairan, misalnya
air tawar dan air tergenang.
Contoh : Euglena viridis
b.
Phyrrophyta (Alga Api)
Sering
disebut Dinoflagellata karena memiliki 2 flagel. bersifat uniseluler, memiliki
piqmen berupa klorofil a dan c. Memiliki dinding sel berupa selulosa dan ada
juga yang tidak memiliki dinding sel. Disebut ganggang Api, karena mampu
memancarkan cahaya (bioluminesens) pada kondisi gelap. Hidup di air laut dan
ada yang di air tawar
Contoh : Noctiluca sp, Ceratium
sp, Gonyaulax sp, Perridium sp
c.
Chlorophyta (Alga Hijau)
Ada
yang uniseluler (soliter – koloni) dan multiseluler. Tubuhnya mengandung
klorofil (klorofil a dan b), dan piqmen warna lain (karoten, xantofil). Hidup
melayang-layang di air tawar atau air laut sebagai fitoplankton. Memiliki
dinding sel yang tersusun atas selulosa dan lignin. Bentuk tubuh (benang,
lembaran, dan berkoloni). Ada yang bersimbiosis (mutualisme) dengan fungi
membentuk lichenes (lumut kerak).
Reproduksi
secara aseksual (dengan pembelahan biner untuk yang bersel satu dan
fragmentasi untuk yang berbentuk benang, pembentukan zoospora), dan secara
seksual dengan konjugasi. Konjugasi adalah perpaduan gamet yang membentuk
zigospora.
Contoh :
d.
Chrysophyta (Alga cokelat-keemasan)
Ada
yang uniseluler dan ada yang multiseluler, dan banyak yang berflagel. Memiliki
piqmen warna yang dominan adalah karotin, fukosantin (coklat kuning) dan
piqmen warna lain klorofil a dan b. Sebagian besar kelompok ini adalah
Diatom. Diatom mempunyai bentuk kotak dan memiliki dinding sel. Sel
tersusun atas dua belahan, yaitu : wadah (hipoteka) dan tutup (epiteka).
Dinding sel mengandung zat kersik, sehingga sering disebut ganggang kersik atau
tanah diatom. Manfaat : untuk bahan penggosok, bahan isolasi, bahan dasar
kosmetik, dan penyekat dinamit, penyaring kolam renang
Contoh : Diatom, Navicula,
Cyclotella, dan Pinnularia
e.
Phaeophyta (Alga Coklat)
Tubuhnya
menyerupai tumbuhan tingkat tinggi, bersifat multiseluler, memiliki piqmen
berupa xantofil, fukosantin, klorofil a dan c, habitat di dasar laut,
reproduksi secara metagenesis (pergantian keturunan antara vegetatif dan
generatif). Vegetatif dengan cara fragmentasi, zoospora. Sedangkan
generatif dengan cara oogami (peleburan antar ovum dan
spermatozoid).
Contoh :
f.
Rodhophyta (Alga Merah)
Bersifat
multiseluler, memiliki piqmen fikobilin yang terdiri dari fikoreitrin (merah)
dan fikosianin (biru), klorofil. habitat di dasar laut, seperti rumput sehingga
sering disebut dengan rumput laut (sea weed). Reproduksi
secara Vegetatif dengan pembentukan spora, dan secara generatif
dengan peleburan antar ovum dan spermatozoid. Sering dimanfaatkan untuk
bahan makanan (agar-agar) dan kosmetika.
Contoh : Euchema spinosum, Glacilaria
sp, Gelidium sp, Gigartina mammilosa, Erytrophylum sp,
Macrocladia sp
C. Protista Mirip Jamur
Protista
mirip jamur tidak dimasukkan kedalam fungi karena struktur tubuh dan cara
reproduksinya berbeda. Reproduksi jamur lender mirip fungi, tetpai gerakan pada
fase egetatifnya mirip amoeba. Meskipun tidak berklorofil, struktur membrane
jamur ini mirip ganggang.
1.
Myxomycetes
(jamur lender)
Jamur ini memiliki beberap sifat yang mirip dengan jamur sejati. Struktur vegetative jamur lendir disebut plasmodium, merupakan massa sitoplasma berinti banyak dan tidak dibatasi oleh dinding yang kuat.
Ciri myxomycetesyang menyerupai fungi adalah pada waktu stadium badan buah, sedangkan stadium vegetatifnya mirip protozoa(ameboid). Tetapi perlu diketahui bahwa baik pada stadium miselium (pada waktu terbentuk badan buah) maupun pada waktu stadium vegetative pada dasarnya strukturnya sama saja, yaitu senositik dan tetap menunjukkan aliran sitoplasma. Walaupun pada stadium miselium aliran sitoplasma ini dibatasi dalam dinding badan buahnya.
Contoh:
- Physarum sp ,
merupakan jamur lendir tak bersekat, sel-selnya tidak dapat
dipisahkan
2. Oomycota
Tubuh Oomycota (jamur air) trsusun atas benang hifa tidak bersekat dan mengandung banyak nukleus. Oomycota dapat dengan mudah ditemukan pada bingkai tubuh ikan atau bangkai tubuh hewan lainnya yang tergenang air sehingga sering juga disebut dengan jamur. Oomycota berkembang biak secara seksual dan aksesual. Beberapa Oomycota hidup di saproit dengan cara menguraikan zat organik dari bangkai seperi Saprolegina. Beberapa di antaranya ad juga yang hidup parasit pada individu lainnya seprti Phytophtora dan Plasmospara viticola.
3. Acrasiomycota
Acrasiomycota atau jamur kendir seluler adalah protista yang biasanya hidup di kayu-kayu lapuk dan hidup di bahan organik yang membusuk. Contoh Acrasiomycota adalah Dictyostelium. Sebagian besar hidupnya,organisme in merupakan sel amoeboid soliter. Acrasiomycota memiliki tubuh yang menghasilkan spora dan akan di gunakan saat melakukan reproduksi seksual
BAB
III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Berdasarkan
pembahasan diatas, dapat kita tarik kesimpulan sebagai berikut :
a.
Protozoa yang menyerupai hewan
dikenal dengan nama protozoa (protos = pertama, zoon = hewan). Sebagian
protozoa adalah hewan eukariotik bersel tunggal dan mikroskopis.
b.
Berdasarkan struktur alaat geraknya,
filum protozoa dibedakan menjadi empat, yaitu kelas Rhizopoda, kelas Ciliata,
kelas Flagellata dan kelas Sporozoa.
c.
Kelas Rhizopoda bergerak dengan kaki
semu (pseudopodia) yang merupakan penjuluran protoplasma sel, yang berfungsi
sebagai alat penangkap mangsa.
d.
Perkembangbiakan rizopoda contohnya
pada amoba terjadi melalui proses pembelahan sel secara langsung, disebut
pembelaha biner atau pembelahan amitosis, yaitu dari satu sel akan membelah
menjadi dua sel yang sama besar dan mengandung materi genetic yang sama.
B. Saran
Semoga apa yang dijelaskan di dalam makalah kami dapat
dipahami dan dipelajari oleh pembaca. Selain itu, dengan makalah ini semoga
kita dapat mengetahui lebih jauh lagi tentang PROTISTA.
DAFTAR
PUSTAKA
·
Istamar Syamsuri. 2004. Biologi. Jakarta
: Erlangga.
·
Sugiarti, S. dkk. 2002. Avertebrata
Air Jilid I. Depok : Penebar Swadaya.
·
Http//www. Google.com
·
Http//wikipedia.com
·
Sugiarti, S. dkk. 2002. Avertebrata
Air Jilid I. Depok : Penebar Swadaya.

4 komentar:
maksih ka ilmunya .. boleh y saya share di blog saya tentang fungsi otak kanan
Teton Mountain Bike - The Teton Bicycle Company
The titanium alloy nier Teton Mountain sunscreen with titanium dioxide Bike offers a wide range of features and has the best titanium jewelry efficiency to accommodate most serious riders. The Teton titanium strength Bicycle titanium price per ounce brand has been around
p431x6ertxb809 horse dildo,sex chair,male sex dolls,vibrators,dog dildo,realistic dildo,sex toys,G-Spot Vibrators,realistic dildo d884q1qstrm679
b310v6nriiy243 Discreet Vibrators,dildo,wholesale sex toys,Butterfly Vibrator,vibrators,dildo,bullets and eggs,vibrators,prostate massagers i367q5yaszt599
Posting Komentar